Lingga, 8 November 2024 – PT Cipta Persada Mulia (CPM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Pada hari Jumat, 8 November 2024, CPM menyerahkan bantuan berupa 300 gulung kawat bubu kepada 150 keluarga nelayan di Desa Pekajang, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang rutin dilakukan perusahaan, khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan yang menggantungkan hidupnya dari sektor perikanan tangkap di perairan sekitar Pekajang.
Acara penyerahan bantuan dihadiri oleh Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepulauan Riau, Bapak Distrawandi, yang turut mendampingi proses distribusi kepada masyarakat nelayan. Hadir pula Tim Kepala Teknik Tambang PT CPM yang dipimpin oleh Bapak Ali Sadikin, beserta perwakilan dari perusahaan lainnya.
Bapak Distrawandi menyampaikan apresiasinya terhadap langkah PT CPM dalam mendukung nelayan setempat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan manajemen PT CPM atas dukungan nyata kepada masyarakat nelayan Desa Pekajang melalui program CSR ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.
Senada dengan itu, salah satu tokoh masyarakat Desa Pekajang, Bapak Simon, turut menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami sangat bersyukur atas bantuan yang rutin diberikan oleh perusahaan. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya,” ujarnya.
Perwakilan PT CPM, Bapak Ali Sadikin, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan ekonomi lokal. “Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para nelayan untuk meningkatkan hasil tangkapan mereka,” tuturnya. Ia juga berpesan agar masyarakat menggunakan kawat bubu tersebut secara bijak dan optimal.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen PT Cipta Persada Mulia dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat dan berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya di wilayah operasional perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan timah laut.